BANYUASIN –radarindependent.com,- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Febrita Lustia Herman Deru, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin untuk meninjau berbagai produk hasil karya warga binaan, Rabu (10/6/2026).
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB tersebut disambut langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Indra Wijaya, bersama jajaran pejabat struktural dan Dharma Wanita Persatuan Lapas Banyuasin.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau sekaligus memberikan dukungan terhadap program pembinaan kemandirian warga binaan yang selama ini dikembangkan oleh Lapas Banyuasin, khususnya di bidang kerajinan batik, konveksi, ketahanan pangan, serta usaha mikro.
Rombongan disambut dengan tarian tradisional Sedulang Setudung dan pengalungan kain batik hasil karya warga binaan. Suasana semakin semarak dengan penampilan hadrah Santri Nurul Hidayah binaan Lapas serta Semaphore Dance yang dibawakan anggota Pramuka Lapas Banyuasin.
Dalam kesempatan tersebut, Febrita Lustia Herman Deru yang didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, meninjau langsung proses pembuatan batik jumputan. Bahkan, keduanya turut mencoba beberapa tahapan pembuatan batik bersama warga binaan.
Selain batik, rombongan juga melihat berbagai hasil karya dan produk unggulan lainnya yang dipamerkan. Produk tersebut meliputi kerajinan tangan, hasil pertanian seperti pakcoy, kangkung, dan melon, hingga hasil peternakan berupa telur ayam yang merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di lingkungan Lapas.
Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus meningkatkan keterampilan dan produktivitas selama menjalani masa pembinaan. Dukungan tersebut juga dituangkan melalui pesan dan kesan yang ditulis dalam sebuah bingkai sebagai bentuk apresiasi terhadap program pembinaan yang dijalankan Lapas Banyuasin.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, melalui Plh Kepala Lapas Indra Wijaya, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian dan apresiasi terhadap berbagai program pembinaan yang telah berjalan dengan baik.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap produk hasil karya warga binaan semakin dikenal luas dan mampu memberikan motivasi bagi mereka untuk terus berkarya. Pembinaan kemandirian yang kami jalankan bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Indra.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan ruang konveksi, sesi foto bersama, serta penyerahan cinderamata berupa hasil karya warga binaan kepada Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan dan Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat semakin mendorong pengembangan produk unggulan karya warga binaan sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi hasil pembinaan di Lapas Kelas IIA Banyuasin.
(Sdr)















