BANYUASIN –radarindependent.com,- Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Safari Dakwah dan Pembinaan Kerohanian Islam yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Hidayah Lapas tersebut menghadirkan penceramah nasional, Habib Ahmad Al Habsyi, bekerja sama dengan Komunitas Riau Indonesia Mengaji.
Sebanyak 340 warga binaan bersama jajaran pegawai Lapas mengikuti kegiatan yang bertujuan memperkuat pembinaan spiritual serta membangun karakter positif bagi warga binaan.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pemaparan tujuan Safari Dakwah oleh tim Komunitas Riau Indonesia Mengaji, kemudian sambutan dari Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie.
Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak seluruh peserta untuk senantiasa memperbaiki akhlak, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Ia juga mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik melalui keimanan, ketakwaan, dan kesungguhan dalam memperbaiki diri.
Para warga binaan tampak antusias mengikuti jalannya tausiyah. Mereka tidak hanya menyimak materi dengan penuh perhatian, tetapi juga aktif berdialog dan mengajukan pertanyaan guna memperdalam pemahaman keagamaan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu program utama dalam proses pembinaan warga binaan.
“Kami meyakini bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran besar dalam membentuk pribadi yang lebih baik. Melalui Safari Dakwah ini, kami berharap warga binaan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, memperkuat nilai-nilai spiritual, dan siap kembali menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Habib Ahmad Al Habsyi melaksanakan program Wakaf Al-Qur’an yang mendapat sambutan hangat dari para peserta. Antusiasme tinggi terlihat dari petugas maupun warga binaan yang secara sukarela mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam program tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam dan penyediaan Al-Qur’an bagi para pembelajar di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan Safari Dakwah ini, Lapas Kelas IIA Banyuasin berharap pembinaan kerohanian dapat terus memberikan dampak positif dalam membentuk karakter warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan berakhlak mulia.
(Sdr)
















